Sabtu, Juni 12, 2021
Beranda Peraturan Jumlah Wasit Tenis Meja Beserta Tugasnya

Jumlah Wasit Tenis Meja Beserta Tugasnya

Pada setiap pertandingan, wasit tenis meja (referee) harus ada, tempat dan identitasnya harus diketahui oleh peserta, dan sebaiknya diketahui oleh kapten tim.

Jumlah wasit dalam permainan tenis meja ada 3, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Referee
    Referee adalah seseorang bertugas mengatur jalanya suatu kompetisi. Referee mempunyai kedudukan di atas wasit.
  2. Pembantu wasit
    Pembantu wasit adalah seseorang yang membantu wasit dalam memimpin suatu pertandingan atau bisa juga menjadi pencatat score. Pembantu wasit duduk di sebelah meja dan berhadapan dengan wasit.
  3. Pencatat pukulan
    Pencatat pukulan adalah seseorang yang mencatat pukulan.

Tugas Referee pada Pertandingan Tenis Meja

Wasit Tenis Meja Beserta Tugasnya
tabletennisengland.co.uk

Tugas Referee dalam pertandingan tenis meja adalah sebagai berikut:

  1. Memimpin undian;
  2. Penjadwalan pertandingan dengan waktu dan meja pertandingan;
  3. Ketentuan (keseragaman) untuk wasit/petugas pertandingan;
  4. Memimpin pertemuan dengan para wasit/petugas pertandingan sebelum pertandingan dimulai;
  5. Mengecek keabsahan pemain untuk pertandingan yang diikuti;
  6. Memutuskan apakah permainan dapat ditunda bila terjadi sesuatu yang darurat;
  7. Memutuskan apakah pemain dapat meninggalkan arena selama pertandingan masih berlangsung;
  8. Memutuskan apakah waktu pemanasan dapat diperpanjang;
  9. Memutuskan apakah pemain yang bertanding dapat memakai trainings pack;
  10. Memutuskan interpretasi pertanyaan yang timbul tentang ketentuan dan peraturan pertandingan termasuk pakaian yang digunakan, peralatan, dan kondisi pertandingan;
  11. Memutuskan waktu dan tempat pemain untuk melakukan pemanasan selama penundaan darurat permainan;
  12. Mengambil tindakan disiplin terhadap pelanggaran ketentuan dan sikap atau hal lain yang melanggar peraturan.
  • Bila tugas referee didelegasikan kepada orang lain, dengan persetujuan panitia penyelenggara, harus diumumkan kepada peserta, dan selayaknya kepada kapten tim.
  • Referee yang telah ditentukan atau wakilnya harus ada sepanjang pertandingan.
  • Apabila Referee menganggap perlu, ia dapat mengganti wasit, asisten wasit kapan saja, tetapi ia tidak boleh mengubah keputusan yang dibuat oleh wasit yang diganti yang menjadi wewenangnya.
  • Referee harus mengawasi pemain sejak saat tiba di arena tempat pertandingan hingga keluar dari tempat tersebut.

Wasit Tenis Meja, Pembantu Wasit, dan Pencatat Pukulan

Pembantu Wasit Tenis Meja dan Pencatat Pukulan
pingsunday.com

  • Seorang wasit dan seorang pembantu wasit harus ditunjuk untuk setiap pertandingan.
  • Wasit harus duduk atau berdiri sejajar dengan net dan pembantu wasit duduk di sebelah meja berhadapan dengannya;

Tugas Wasit Tenis Meja

Berikut merupakan tugas wasit tenis meja yang harus diketahui:

  1. Memeriksa keabsahan peralatan dan kondisi tempat pertandingan dan melaporkan kepada referee apabila terdapat kekurangan/kerusakan.
  2. Mengambil bola secara acak seperti pada 3.4.2.1.1-2;
  3. Melakukan undian untuk menentukan yang servis, penerima bola, atau tempat;
  4. Memutuskan apakah persyaratan servis dapat diperlonggar bagi pemain yang cacat fisik;
  5. Mengontrol urutan servis, penerima bola, tempat, dan mengoreksi kesalahan yang terjadi;
  6. Memutuskan setiap reli sebagai suatu poin atau let.
  7. Mengucapkan poin/skor sehubungan dengan prosedur yang ditentukan;
  8. Memperkenalkan sistem percepatan waktu pada saatnya;
  9. Menjaga kelangsungan permainan;
  10. Mengambil tindakan bagi pelanggar ketentuan coaching/nasihat atau ketentuan sikap;
  11. Melakukan undian untuk menentukan pemain/pasangan/tim yang harus mengganti pakaian bila terjadi kesamaan warna pakaian dan kedua pihak tidak ada yang mengalah untuk mengganti pakaian.
  12. Memastikan bahwa hanya orang yang berhak yang boleh berada di arena/area pertandingan.

Tugas Pembantu Wasit

  1. Memutuskan apakah bola menyentuh atau tidak sisi atas meja yang terdekat dengannya.
  2. Memberitahukan wasit atas perlakuan yang berhubungan dengan nasihat dan sikap (pemain/pemberi nasihat)

Baik wasit maupun pembantunya dapat:

  • Memutuskan apakah servis pemain tidak sah;
  • Memutuskan apakah bola menyentuh net pada saat servis;
  • Memutuskan apakah pemain menyentuh bola;
  • Memutuskan apakah kondisi permainan terganggu dan dapat mempengaruhi hasil suatu reli;
  • Memastikan waktu pemanasan, interval antara game/set, dan lamanya pertandingan.

Baik pembantu wasit maupun salah satu petugas lain dapat bertugas sebagai pencatat pukulan, menghitung pukulan penerima bola atau pasangannya ketika sistem percepatan waktu diberlakukan.

Keputusan yang dibuat oleh pembantu wasit atau pencatat pukulan sehubungan dengan yang dijabarkan pada 3.3.2.5-6 tidak dapat diubah oleh wasit.

Wasit tenis meja bertugas mengawasi pemain dari saat masuk ke arena tempat pertandingan hingga keluar arena setelah pertandingan selesai.

Aturan Banding ke Wasit dalam Permainan Tenis Meja

Banding ke Wasit Tenis Meja

  1. Tidak ada persetujuan di antara pemain, dalam pertandingan perorangan, atau antara kapten tim dalam pertandingan beregu, yang dapat mengubah keputusan, yang kenyataannya dibuat oleh wasit yang bertugas, juga dalam interpretasi dari pertanyaan tentang ketentuan dan peraturan oleh referee yang bertugas atau pertanyaan lain tentang penyelenggaraan pertandingan atau turnamen oleh panitia penyelenggara yang berwenang.
  2. Tidak ada banding yang diajukan kepada referee untuk melawan keputusan yang dibuat oleh wasit dan pembantu wasit yang berwenang atau oleh panitia penyelenggara atas interpretasi pertanyaan tentang peraturan yang dibuat oleh referee.
  3. Suatu banding boleh diajukan ke referee terhadap pertanyaan mengenai interpretasi peraturan dan ketentuan keputusan yang dibuat wasit, dan keputusan referee adaIah final.
  4. Banding dapat diajukan ke panitia penyelenggara terhadap penjelasan pelaksanaan pertandingan yang tidak tercantum pada ketentuan dan peraturan, dan keputusan panitia penyelenggara adalah final.
  5. Pada pertandingan perorangan, banding hanya dapat dilakukan oleh pemain yang terlibat dalam masalah yang timbul, sedangkan pada beregu, hanya oleh kapten tim atas masalah yang timbul pada pertandingan tersebut. Nama kapten tim, bermain ataupun tidak, harus disampaikan kepada wasit sebelum pertandingan dimulai.
  6. Pertanyaan tentang interpretasi ketentuan dan peraturan yang dibuat oleh referee atau akibat keputusan panitia penyelenggara dapat diajukan oleh pemain atau kapten tim melalui induk organisasinya sebagai pertimbangan bagi panitia perumus peraturan ITTF.
  7. Panitia perumus peraturan ITTF harus memberikan panduan untuk keputusan yang akan datang, dan panduan keputusan ini dapat menjadi jawaban/sangsi dari protes yang disampaikan oleh induk organisasi tersebut kepada pengurus atau pada rapat umum ITTF, tetapi hal itu tidak mempengaruhi keputusan yang dibuat oleh referee yang berwenang atau panitia penyelenggara.

WAJIB BACA